“Definisi Cinta”
“Definisi Cinta”
Ketika denyut jantung manusia tak lagi berarti
Ketika jalinan darah tak lagi berharga
Ketika ibu rela menjual bahkan membunuh bayinya
Kupertanyakan, apa definisi cinta
Ketika pembunuhan massal terjadi beratas namakan keadilan
Ketika penganiayaan dilegalisir dibawah lindungan hukum
Ketika suatu tanah dianggap lebih berarti daripada darah
Kembali kupertanyakan, apa definisi cinta
Ketika etnis menjadi kendala
Ketika perbedaan menjadi jurang pemisah
Selayaknya kerajaan Montague dan Capulet yang saling berselisih
Haruskah lagi mengorbankan Romeo dan Juliet berikutnya?!
Cinta dan kasih sayang, bahasa universal yang tak perlu didefinisikan
Yang selayaknya dipertanyakan, masihkah keberadaannya di bumi ini terselamatkan?!?
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
2.MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
A.MANUSIA
Manusia di alam dunia ini memegang peranan yang unik dan dapat dipandang dari banyak segi.dapat dilihat bahwa manusia selain dapat dipandang dari banyak segi,juga mempunyai banyak kepentingan.
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsure-unsur yang membangun manusia
1)manusia itu terdiri dari empat unsure yang saling terkait yaitu:
a.jasad:badan kasar manusia yang nampat pada luarnya,dapat diraba dan difoto
b.hayat:mengandung unsure hidup,yang ditandai dengan gerak
c.ruh:bimbingan dan pimpinan tuhan,daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran
d.nafs dalam pengertian diri atau keakuan yaitu kesadaran tentang diri sendiri
2)manusia sebagai satu kepribadian yang mengandung tiga unsure yaitu:
a.id yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak tampak
b.ego merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari id,seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena perananya dalam menghubungkan energy id kedalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
c.superegp merupakan struktur kepribadian yang paling akhir,muncul kira-kira pada usia lima tahun.
Dari uraian di atas dapat mengkaji aspek tindakan manusia dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsure-unsur manusia.kesemua unsur tersebut dapat digunakan sebagai alat analisa bagi tingkah laku manusia.
A.MAHLUK CIPTAAN TUHAN YANG TERDIRI DARI TUBUH DAN JIWA SEBAGAI SATU KESATUAN YANG UTUH
Tubuh adalah materi yang dapat dilihat,diraba,dirasa,wujudnya konkrit tetapi tidak abadi.sedangkan jiwa terdapat di dalam tubuh,tidak dapat dilihat,tidak dapat diraba,sifatnya abstrak tetapi abadi.
B.MAHLUK CIPTAAN TUHAN YANG PALING SEMPURNA,JIKA DIBANDINGKAN DENGAN MAHLUK LAINNYA
Kesempurnaannya terletak pada adab dan budayanya karena manusia dilengkapi oleh penciptanya dengan akal,persaan,dan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia.daya rasa(perasaan)dalam diri manusia itu ada dua macam,yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani.perasaan inderawi adalah rangsangan jasmani melalui panca indra,tingkatnya rendah dan terdapat pada manusia atau binatang,perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia misalanya:
1)perasaan intelektual yaitu perasaan yang berkenaan dengan pengetahuan.
2)perasaan estetis yaitu perasaan yang berkenaan dengan keindahan.
3)perasaan etis yaitu perasaan yang berkenaan dengan kebaikan.
4)perasaan diri yaitu perasaan yang berkenaan dengan harga diri karena ada kelebihan dari yang lain
5)perasaan sosial yaitu perasaan yang berkenaan dengan kelompok,ikut merasakan kehidupan oranglain
6.perasaan religius yaitu perasaan yang berkenaan dengan agama tau kepercayaan.
C.MAHLUK BIOKULTURAL YAITU MAHLUK HAYATI YANG BUDAYAWI
Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi factor-faktor hayati dan budayawi.
D.MAHLUK CIPTAAN TUHAN YANG TERKAIT DENGAN LINGKUNGAN(EKOLOGI),MEMPUNYAI KUALITAS DAN MARTABAT KARENA KEMAMPUAN BEKERJA DAN BEKARYA
Hidup manusia mempunya tiga taraf yaitu estetis,etis dan religious yang sudah disebutkan di atas.
C.KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
Francis.L.K Hsu sarjana amerika keturunan cina yang mengkombinasikan dalam dirinya keahlian di dalam ilmu antropologi,psikologi,filsafat dan kesusastraan cina klasik.Hsu telah mengembangkan suatu konsepsi bahwa dalam jiwa manusia sebagai mahluk sosial budaya itu mengandung delapan daerah yangs eolah-olah seperti lingkaran-lingkaran konsentris sekitar diri pribadi.nomor 7 dan 6 disebut tak sadar atau sub sadar.nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan.nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan.nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib.nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna.nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh.nomor 0 disebut lingkungan dunia luar.konsep yang dapat dipakai sebagai landasan untuk mengembangkan konsep lain itu menurut Hsu adalah konsep jen dalam kebudayaan cina yaitu manusia yang berjiwa selaras,manusia yang berkepribadian.dalam konsep jen,manusia yang selaras dan berkepribadian adalah manusia yang dapat menjaga keseimbangan hubungan antara diri kepribadiannya dengan lingkungan sekitarnya,terutama lingkungan sekitarnya yang paling dekat dan paling serius,kepada siapa ia dapat mencurahkan rasa cinta,kemesraan dan baktinya.banyak orang masih sering mempersoalkan perbedaan antara kebudayaan barat dan kebudayaan timur.orang-orang yang sering mendiskusikan kontras antara kedua konsep tersebut secara popular,biasayanya menyangka bahwa kebudayaan timur lebih mementingkan kehidupan kerohanian,mistik,pikiran preologis,keramahtamahan,dan gotong royong.sedangkan kebudayaan barat lebih mementingkan kebendaan,pikiran logis,hubungan asas guna dan individualisme.
D.PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan jika dikaji dari asal kata bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal.dalam bahasa latin,kebudayaan berasal dari kata colerc,yang berarti ,engolah tanah.jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi(pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan memertahankan hidupnya di dalam lingkungannya”.budaya dapat pula diartikan sebagai himpunan pengalaman yang dipelajari,mengacu pada pola-pola perilaku yang ditularkan secara sosial,yang merupakan kekhususan kelompok sosial tertentu.
E.UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Untuk lebih mendalami kebudayaan perlu dikenal beberapa masalah lain yang menyangkut kebudayaan.misalnya apa yang disebut dengan unsur.yang dimaksud dengan unsure disini adalah apa aja sesungguhnya kebudayaan itu sehingga kebudayaan disini lebih mengandung makna totalitas dari pada sekedar penjumlahan unsure-unsur yang terdapat di dalamnya.beberapa orang sarjana telah mencoba merumuskan unsur-unsur pokok kebudayaan,misalnya Melville J.Herkovits mengajukan pendapatnya tentang unsure kebudayaan.dikatakan bahwa hanya ada empat unsure dalam kebudayaan yaitu alat-alat teknologi,sisitem ekonomi,keluarga,dan kekuatan politik.sedangkan Bronislaw Malinowski mengatakan bahwa unsure-unsur itu terdiri dari system norma,organisasi ekonomi,alat-alat atau lembaga ataupun petugas pendidikan dan organisasi kekuatan.sedangkan C.Kluckhohn didalam karyanya berjudul universal categories of culture mengemukakan bahwa ada tujuh unsur kebudayaan universal yaitu system religi,sitem organisasi kemasyarakatan,system pengetahuan,system mata pencaharian hidup dan system-sistem ekonomi,system teknologi dan peralatan,bahasa,dan kesenian.
Masalah lain yang juga penting tentang kebudayaan adalah wujudnya,pendapat umum mengatakan bahwa kebudayaan dapat dibedakan dalam dua bentuk wujudnya.pertama,kebudayaan bendaniah(material)dengan cirri dapat dirasa saja.kedua,kebudayaan rohaniah(spiritual0dengan cirri dapat dirasa saja.
F.WUJUD KEBUDAYAAN
menurut dimensi wujudnya kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu:
1.kompleks gagasan,konsep,dan pikiran manusia:wujud ini disebut system budaya,sifatnya abstrak,tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya atau dengan perkataan lain,dalam alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan bersangkut hidup.
2.kompleks aktivitas:wujud ini sering disebut system sosial.sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia-manusia yang berinteraksi,berhubungan,serta bergaul satu dengan yang lain dari detik ke detik,hari ke hari,dan dari tahun ke tahun selalu menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan tata kelakuan.
3.wujud sebagai benda:aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.
Ketiga wujud dari kebudayaan tadi dalam kenyataan kehidupan masyarakat tak terpisah satu sama lain.
G.ORIENTASI NILAI BUDAYA
Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki system nilai.menurut C.Kluckhohn dalam karyanya variations in value orientasion system nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia yaitu:
1.hakekat hidup manusia(MH)
Setiap kebudayan berbeda-beda secara ekstem.ada yang berusaha untuk memadamkan hidup,dsb.
2.hakekat karya manusia(MK)
Setiap kebudayan berbeda-beda.ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup,dsb.
3.hakekat waktu manusia(WM)
Setiap kebudayaan berbeda-beda.ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau,dsb.
4.hakekat alam manusia(MA)
Ada kebudayaan yang menggangap manusia harus mengeksploitasi alam semaksimal mungkin,dsb.
5.hakekat hubungan manusia(MN)
Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia,dsb.
H.PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Masyarakat dan kebudayaan dimanapun selalu dalam keadaan berubah,sekalipun masyarakat dan kebudayaan primitive yang terisolasi dari berbagai hubungan dengan masyarakat lainnya.
Terjadinya gerak/perubahan ini disebabakan oleh beberapa hal:
1.sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri,misalnya perubahan jumlah
2.sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup.
Perubahan sosial dan perubahan kebudayaan berbeda.dalam perubahan sosila terjadi perubahan struktur sosial dan pola-pola hubungan sosial,antara lain system politik dan kekuasaan,persebaran penduduk,system status,hubungan-hubungan di dalam keluarga.perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat,yang mempengaruhi system sosialnya,termasuk didalamnya nilai-nilai,sikap-sikap dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.sedangkan perubahan kebudayaan atau akulturasi terjadi apabila suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan pada unsur-unsur suatu kebudayaan asing yang berbeda sedemikian rupa.perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam system ide yang dimiliki bersama.beberapa masalah yang menyangkut proses tadi adalah:
a.unsur-unsur kebudayaan asing manakah yang mudah diterima
b.unsur-unsur kebudayaan asing manakah yang sulit diterima
c.individu-individu manakah yang cepat menerima unsure-unsur yang baru
d.ketegangan –ketegangan apakah yang timbul sebagai akibat akulturasi tersebut.
Berbagai factor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsurkebudayaan baru yaitu:
1.terbatasnya masyarakat memiliki hubungan atau kontak dengan kebudayaan dan dengan orang-orang yang berasal dari luar masyarakat tersebut.
2.jika pandangan hidup dan nilai-nilai yang dominan dalam suatu kebudayaan ditentukan oleh nilai-nilai agama dan ajaran ini terjalin erat dalam keseluruhan pranata yang ada
3.corak struktur sosial suatu masyarakat turut menentukan proses penerimaan kebudayaan baru
4.suatu unsur kebudayaan diterima jika sebelumnya sudah ada unsure-unsur kebudayaan yang menjadi landasan bagi diterimanya unsur kebudayaan yang baru tersebut
5.apabila unsur yang baru itu memiliki skala kegiatan yang terbatas dan dapat dengan mudah dibuktikan kegunaannya oleh warga masyarakat yang bersangkutan.
I.KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia.dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan.manusia menciptakan kebudayaan dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya.tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.dari sisi lain hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis maksudnya saling terkait satu sama lain.proses dialektis ini tercipta melali tiga tahap yaitu eksternalisasi,objektivasi dan internalisasi.
TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR
1.TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR
A.PENDAHULUAN
Mata kuliah ilmu budaya dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai,tentang kebudayaan,tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari.hal ini perlu Karena dirasakan kekurangan pada system pendidikan kita,baik pada tingkat menengah maupun pada tingkat perguruan tinggi.para lulusan perguruan tinggi kita kurang mempunyai tempat yang sama untuk berpijak.mereka relatif terlalu mengesampingkan bidang-bidang yang lain.Disinilah diharapkan kegunaan mata kuliah ini agar lulusan perguruan tinggi kita dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan.adanya kesamaan ini diharapkan agar interelasi antara intelektuil kita lebih sering dengan akibat yang positif bagi pembangunan Negara kita pada umumnya dan perbaikan pendidikan pada khusunya.
Setelah mendapatkan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memperlihatkan:
1.minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi disekitarnya dan di luar lingkungannya,menelaah apa yang akan dikerjakannya sendiri dan mengapa
2.kesadaraan akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cara
hidupnya sehari-hari
3.kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutnya untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-nilai tersebut untuk dirinya sendiri
4.keberanian moral untuk memperhatikan nilai-nilai yang dirasanya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.
Latar belakang IBD dalam kontek budaya,Negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:
1.kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya,yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan primordial,kesekuan dan kedaerahan.
2proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan Negative berupa terjadinya perubahan dan pergeseran system nilai budaya sehingga dengan Sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya.akibat lebih jauh dari pembentukan nilai budaya Ini ialah timbulnya konflik dalam kehidupan.
3.kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia,menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya sehingga manusia binggung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya.
B.ILMU BUDAYA DASAR SEBGAI BAGIAN DARI MATA KULIAH DASAR UMUM
secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga Negara sarjana yang berkualitas sebagai berikut:
1.berjiwa pancasila sehingga keputusan serta tindakannya mencerminkan pengalaman nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepbribadian yang tinggi,yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
2.takwa terhadap tuhan YME,bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya dan memiliki tenggang rasa terhadap pemuluk agama lain.
3.memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan Kehidupan baik sosial,ekonomi,politik,kebudayaan,maupun pertahanan keamanan.
4.memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-Sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya,maupun lingkungan alamiah dan Secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya.
C.PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR
Secara sederhana ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.Istilah ilmu budaya dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa inggris “the humanities”.adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia,berbudaya dan halus.dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan Bisa menjadi lebih manusiawi,lebih berbudaya dan lebih halus.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya,lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan.Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan dalam tiga kelompok besar,yaitu:
1.ilmu-ilmu alamiah(natural science)
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta.untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah.caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas.
2.ilmu-ilmu sosial(social science)
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia.untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah.tetapi hasil penelitiannya tidak muingkin 100% bener hanya mendekati kebeneran.
3.pengetahuan budaya(the humanities)
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi.untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik,kemudian diberi arti.peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan itu pada umunya terdapat dalam tulisan-tulisan.
D.TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.akan tetapi ilmu budaya dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya,baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya,maupun diri sendiri.
E.RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditentukan diatas,dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah ilmu budaya dasar,kedua masalah pokok itu ialah:
1.berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat di dekati dengan menggunakan pengetahuan budaya(the humanities),baik dari segi masing-masing keahlian(disiplin)didalam pengetahuan budaya,maupun secara gabungan(antar bidang)berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2.hakekat manusia yang satu atau universal,akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya Dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.dalam melihat dan menghadapi Lingkungan alam sosial dan budaya.manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan,Akan tetapi juga ketidakseragaman yang diungkapkan secara tidak seragam,sebagaimana Yang terlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan,pikiran dan perasaan,tingkah laku dan hasil kelakuan mereka.
Menilik kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah ilmu budaya dasar tersebut di atas,Nampak jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian.
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah:
-manusia dan cinta kasih
-manusia dan keindahan
-manusia dan penderitaan
-manusia dan keadilan
-manusia dan pandangan hidup
-manusia dan tanggup jawab serta pengabdian
-manusia dan kegelisahan
-manusia dan harapan
Kedelapan pokok bahasan itu termasuk dalam karya-karya yang tercakup dalam pengetahuan budaya.karya-karya apa saja yang akan dipergunakan tergantung pada banyak keadaan,antara lain pada persediaan karya yang ada.suatu karya mungkin saja mengungkapkan lebih dari satu masalah.karena itu satu karya mungkin saja dipergunakan untuk lebih dari satu pokok bahasan.
WAKTU-WAKTU YANG MUSTAJABNYA DOA
WAKTU-WAKTU YANG MUSTAJABNYA DOA
Oleh
Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih
Allah memberikan setiap waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang berbeda-beda, di antaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk berdoa, akan tetapi kebanyakan orang menyia-nyiakan kesempatan yang baik tersebut. Mereka menyangka bahwa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan tidak berbeda. Setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang utama dan mulia untuk berdoa agar mendapatkan kejayaan, keuntungan, kemenangan dan keselamatan. Adapun waktu-waktu mustajab tersebut antara lain ialah:
(1). Sepertiga Akhir Malam
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.
“Artinya : “Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga berbaki sepertiga akhir malam, lalu berfirman ; barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya” . (Shahih Al-Bukhari, kitab Da’awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150)
(2). Tatkala Berbuka Puasa Bagi Orang Yang Berpuasa
Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ketika saat berbuka ada doa yang tidak ditolak”. (Sunan Ibnu Majah, bab Fis Siyam La Turaddu Da’watuhu 1/321 No. 1775. Hakim dalam kitab Mustadrak 1/422. Dishahihkan sanadnya oleh Bushairi dalam Misbahuz Zujaj 2/17)
(3). Setiap Selepas Shalat Fardhu
Dari Abu Umamah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang doa yang paling didengari oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, baginda Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab.
“Artinya : Di pertengahan malam yang akhir dan setiap selesai shalat fardhu”.
(Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’awaat 13/30. Dishahihkan oleh Al-Albani di dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi 3/167-168 No. 2782).
(4). Ketika Saat Perang Berkecamuk
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda.
“Artinya : Ada dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak ; doa ketika saat adzan dan doa ketika perang berkecamuk”. (Sunan Abu Daud, kitab Jihad 3/21 No. 2540. Sunan Baihaqi, bab Shalat Istisqa’ 3/360. Hakim dalam Mustadrak 1/189. Dishahihkan Imam Nawawi dalam Al-Adzkaar hal. 341. Dan Al-Albani dalam Ta’liq Alal Misykat 1/212 No. 672).
(5). Sesaat ketika Hari Jum’at
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahawa Abul Qasim Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya pada hari Jum’at ada satu saat yang tidaklah bertepatan seorang hamba muslim shalat dan memohon sesuatu kebaikan kepada Allah melainkan akan diberikan padanya, beliau berisyarat dengan tangannya akan sedikitnya waktu tersebut”. (Shahih Al-Bukhari, kitab Da’awaat 7/166. Shahih Muslim, kitab Jumuah 3/5-6)
Waktu yang sesaat itu tidak boleh diketahui secara tepat dan masing-masing riwayat menyebutkan waktu tersebut secara berbeda-beda, sebagaimana yang telah disebutkan oleh Ibnu Hajar di dalam Fathul Bari 11/203.
Dan kemungkinan besar waktu tersebut berada ketika saat imam atau khatib naik ke mimbar sehingga selesai shalat Jum’at atau sehingga selesai waktu shalat ashar bagi orang yang menunggu shalat maghrib.
(6). Ketika Waktu Bangun Tidur Pada Malam Hari Bagi Orang Yang Sebelum Tidur Dalam Keadaan Suci dan Berdzikir Kepada Allah
Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu ‘anhu bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.
“Artinya :Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya” . (Sunan Ibnu Majah, bab Doa 2/352 No. 3924. Dishahihkan oleh Al-Mundziri 1/371 No. 595)
Terbangun tanpa sengaja pada malam hari.(An-Nihayah fi Gharibil Hadits 1/190)
Yang dimaksudkan dengan “ta’ara minal lail” terbangun dari tidur pada malam hari.
(7). Doa Di antara Adzan dan Iqamah
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda.
“Artinya : Doa tidak akan ditolak di antara adzan dan iqamah”. (Sunan Abu Daud, kitab Shalat 1/144 No. 521. Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’waat 13/87. Sunan Al-Baihaqi, kitab Shalat 1/410. Dishahihkan oleh Al-Albani, kitab Tamamul Minnah hal. 139)
(8). Doa Ketika Waktu Sujud di Dalam Shalat
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhl ah berdoa keraan saat itu sangat tepat untuk dikabulkan”. (Shahih Muslim, kitab Shalat bab Nahi An Qiratul Qur’an fi Ruku’ wa Sujud 2/48)
Yang dimaksudkan adalah sangat tepat dan layak untuk dikabulkan doa kamu.
(9). Ketika Saat Sedang Hujan
Dari Sahl bin a’ad Radhiyallahu ‘anhu bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.
“Artinya : Dua doa yang tidak pernah ditolak ; doa ketika waktu adzan dan doa ketika waktu hujan”. (Mustadrak Hakim dan dishahihkan oleh Adz-Dzahabi 2/113-114. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 3078).
Imam An-Nawawi berkata bahawa penyebab doa pada waktu hujan tidak ditolak atau jarang ditolak ialah karena pada saat itu sedang turun rahmat khususnya curahan hujan pertama di awal musim. (Fathul Qadir 3/340).
(10). Ketika Saat Ajal Tiba
Dari Ummu Salamah bahawa Rasulullah ‘alaihi wasallam mendatangi rumah Abu Salamah (pada hari wafatnya), dan beliau mendapati kedua mata Abu Salamah terbuka lalu beliau ‘alaihi wasallam memejamkannya kemudian bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan
mengikutinya’ . Semua keluarga histeris. Baginda ‘alaihi wasallam bersabda : ‘Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, karena para malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan”. (Shahih Muslim, kitab Janaiz 3/38)
(11). Ketika Lailatul Qadar
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Artinya : Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sehingga terbit fajar”. (Al-Qadr : 3-5)
Imam As-Syaukani berkata bahwa kemuliaan Lailatul Qadar mengharuskan doa setiap orang pasti dikabulkan. (Tuhfatud Dzakirin hal. 56)
(12). Doa Ketika Hari Arafah
Dari ‘Amr bin Syu’aib Radhiyallahu ‘anhu dari bapaknya dari kakeknya bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sebaik-baik doa adalah pada hari Arafah”. (Sunan At-Tirmidzi, bab
Jamiud Da’waat 13/83. Dihasankan oleh Al-Albani dalam Ta’liq alal Misykat 2/797 No. 2598)
5 Kesalahan Umum di Bisnis
5 Kesalahan Umum di Bisnis
Ada lima kesalahan yang dilakukan dalam bisnis: meremehkan modal, meremehkan komitmen, tidak ahli, tidak peduli terhadap nilai produk dan tidak mendelegasikan.
Tak ada seorang pun yang sempurna. Kalimat macam ini hampir semua orang mengetahui. Tapi, banyak di antara mereka melakukan beberapa kesalahan padahal, sukses dalam bisnis, bagaimana meminimalisasi membuat kesalahan. lngat saja, profesional yang sukses di bisnis, berusaha tidak melakukan kesalahan. Apalagi membiarkan kesalahan itu, hingga menggerogoto imipiannya.
Karena itu, seperti ditulis oleh Sam Silverstein dalam online entreprenuer, menyebut ada lima kesalahan dalam membangun sebuah bisnis. Sam dikenal sebagai konsultan bisnis yang banyak menulis buku. Berikut pandangannya tentang lima kesalahan tersebut:
1. Meremehkan modal
Dalam memulai dan membangun bisnis, tentu dibutuhkan sejumlah modal. Sebab tak ada seorangpun tahu kapan persisnya bisnis itu profit. Artinya, seluruh proyeksi penjualan dan financial tidak akan berguna jika satu hari saja Anda tidak memiliki uang. Jadi, buatlah kemungkinan skenario terburuk. Lalu, bertemulah dengan banyak orang, belajarlah dari kekeliruan mereka, terutama tentang pengalaman mereka mendatangkan suntikan modal. Ataupun sumber-sumber pembiayaan. Alangkah baiknya, persiapkan modal yang melebihi kebutuhan anda. Dengan begitu. bisnis tetap terjaga.
2. Meremehkan komitmen
Sukses ditentukan sejauh mana komitmen Anda? Tentu saja, setiap orang, selalu melakukan apa saja demi kesuksesan. Ternyata, banyak orang berhenti saat mendapatkan cobaan. Di sinilah pentingnya kekuatan mental dan emosional yang membuat Anda tetap bertahan.
Karena itu. Peliharalah emosional, tetaplah pada komitmen, misal bekerja keras walaupun dampaknya terlihat masih kecil. Atau lakukan pengorbanan pribadi dalam bekerja? Maka temuilah mentor atau konsultan lain yang berpengalaman Semenit pun jangan berpikir itu mudah bagi Anda.
3. Tidak ahli
Mereka yang gagal di bisnis, secara sederhana karena tidak memiliki keahlian. Memang, mereka mengetahui tentang seluk beluk produk. Tapi, soal penjualan, pelayanan, akunting, manajemen, keterampilan mereka masih minim. Bukan rahasia lagi, mereka yang terjun ke bisnis berangkat dari kegemaran terhadap produk atau jasa tertentu. Tapi, mereka tidak punya pengalaman dan ahli dalam bisnis.
Makanya, siapkan uang dan waktu untuk pengetahuan produk. Ini bias diperoleh lewat universitas, konsultan maupun asosiasi perdagangan. Pendidikan adalah kunci terakhir melanjutkan pertumbuhan dan sukses bisnis Anda.
4. Tidak peduli nilai produk
Apa nilai dari produk dan lasa Anda? Umumnya mereka meremehkan nilai sebuah produk. Bahkan, dalam beberapa kasus, kalangan profesional juga salah Persepsi terhadap nilai riil produk dan jasa. Padahal, semakin besar nilai produk tersebut kian besar kesempatan membangun bisnis yang fantastis. Nilai produksi baru bertambah baik lagi, bila dapat memenuhi kebutuhan potensi klien (konsumen). Apalagi bila produk itu dapat memecahkan problem kebutuhan klien, dan intensitasnya makin tinggi, itu adalah sebuah track record yang baik.
5. Tidak Mendelegasikan
Sebagai entrepreneur, paling penting jangan sampai aktivitas dan tugas harian Anda, mengurangi produktivitas. Disini, lakukanlah apa yang menurut Anda terbaik. Misal, apakah nilai waktu Anda? Apakah itu yang Anda lakukan, atau Anda dapat melakukan lebih baik dibanding orang lain? Atau, Anda dapat Melatih orang lain untuk melakukannya? Anda hanya dilibatkan dalam aktivitas yang hasilnya tinggi, aktivitas yang hanya Anda dapat melakukannya atau aktivitas yang dapat mengembalikan porsi terbesar waktu Anda. Jadi, delegasikan segala sesuatunya. Ini jadi salah kunci terpenting dalam membangun sebuah perusahaan yang sukses.
Jadi, pikirkanlah itu. Bila Anda mengabiskan 10 persen waktu terhadap aktivitas yang ringgi. Bagaimana pertumbuhan itu berjalan cepat? Apa yang terjadi, jika Anda mendelegasikan sehingga menghabiskan waktu 70 persen atas aktivitas yang hasilnya tinggi? Jadi, lihatlah daftar harian tugas Anda untuk membuat sebuah perubahan. Sekarang, lakukanlah itu, jangan ditunda-tunda lagi.
Mungkinkah terjadi kombinasi diantara ke empat temperamen dasar manusia?
Mungkinkah terjadi kombinasi diantara ke empat temperamen dasar manusia?
Sedikit berbicara tentang psikologi nih.
Dari berbagai buku yang pernah gw baca tentang personality, 4 temperamen dasar manusia (sanguin yang populer, melankolis yang sempurna, plegmatis yang damai, dan koleris yang kuat) ternyata seringkali tidak berdiri sendiri tetapi merupakan kombinasi diantara ke 4 temperamen dasar itu. Seseorang tidak mungkin seorang koleris murni, terkadang dipengaruhi juga oleh sifat melankolis sehingga temperamennya menjadi koleris-melankolis Di sisi lain seorang phlegmatis seringkali mempunyai sifat melankolis sehingga digolongkan sebagai phlegmatis-melankolis.
In this case, ada dua macam kombinasi. Kombinasi yang pertama adalah kombinasi kepribadian yang biasanya muncul atau disebut sebagai kombinasi alami kepribadian (contoh koleris-sanguinis atau sanguinis-koleris). Kombinasi lain yang tidak alami bisa saja terjadi namun lebih jarang karena pada dasarnya sifat koleris dan phlegmatis itu berseberangan atau berkebalikan. Begitu juga dengan sifat melankolis dan sanguinis. Perlu diingat bahwa tidak ada orang di dunia ini yang hanya mempunyai satu atau dua tipe kepribadian saja tanpa ada tipe kepribadian lain yang mempengaruhi. Hanya saja biasanya hanya dua tipe kepribadian yang paling dominan yang membentuk temperamen dasar seseorang.
Kombinasi-kombinasi itu antara lain:
Koleris-Melankolis
Mereka yang mempunyai kombinasi koleris-melankolis adalah orang yang teliti, cermat, analitis, cepat dan berani. Tipe ini mampu melakukan analisis secara mendalam (sifat melankolis) namun sangat cepat (sifat koleris) sehingga hasil pekerjaannya jauh lebih produktif daripada tipe melankolis murni, lebih cermat serta lebih memperhatikan detail dibandingkan dengan tipe koleris murni. Sifat melankolis yang terlalu kritis, perfeksionis dan lambat dalam bertindak diimbangi dengan optimisme dan sifat praktis seorang koleris. Dengan demikian, orang dengan tipe ini mampu bertindak cepat dan hati-hati serta luar biasa produktif.
Sifat pragmatis dari koleris yang tidak terlalu mempedulikan cara mencapai tujuan akan disempurnakan oleh sifat melankolis yang menghargai kualitas hasil pekerjaan dan kebenaran cara mencapainya.
Seseorang yang mempunyai tipe koleris-melankolis biasanya optimis mencapai tujuan, keras kepala, dan mudah marah. Kemampuan seorang koleris yang dapat mengambil keputusan secara cepat dan selalu berpikir bahwa dia selalu benar seperti halnya seorang melankolis murni akan menyebabkan orang ini cenderung ororiter, sombong, dan tidak merasa membutuhkan orang lain. Inilah kelemahan tipe koleris-melankolis ini.
Koleris-Sanguinis
Kombinasi tipe koleris dan sanguinis akan memunculkan sifat-sifat kepribadian ekstrover, yang cenderung menampilkan diri apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Hal ini berbeda dengan tipe koleris murni yang kadang-kadang bisa menyembunyikan penampilan ekstrovertnya di balik kuatnya keinginan untuk mencapai tujuan. Orang dengan tipe kombinasi kepribadian ini mempunyai antusiasme dan optimisme yang tinggi dalam bekerja dan tidak terlalu otorirer seperti halnya tipe koleris murni arau tipe kombinasi koleris-melankolis. Selain itu, mereka mampu menggunakan keunggulannya dalam bersosialisasi dengan orang lain untuk memotivasi dan memengaruhi mereka agar sejalan dengan tujuannya.
Orang ini mempunyai energi yang sangat besar untuk memulai jerjaan baru, serta dapat menindaklanjutinya secara konsisten dan tt seperti bawaan sifat kolerisnya. Dia juga mampu menggunakan kekuatannya untuk mengajak orang lain bekerja sama dengannya serta menyelesaikan konflik yang ada di antara mereka. Selain itu, orang ini punya jiwa kepemimpinan yang simpatik dan mampu berdebat dan bernegosiasi dengan baik serta—yang lebih penting lagi—mampu meyakinkan orang lain bahwa dia benar.
Kelemahan tipe ini adalah mudah marah dan suka memaksakan kehendak kepada orang lain. Kemampuan melihat kebenaran dan objektivitas suatu masalah atau perangai orang lain di sekitarnya tidak sebesar tipe melankolis atau kombinasi koleris-melankolis sehingga keputusan yang diambilnya masih dipengaruhi unsur subjektivitas. Si koleris-sanguinis ini mudah marah, namun juga cepat memaafkan dan melupakannya. Jika dikritik orang lain, dia cenderung akan berdalih dan tetap tidak mau mengakuinya.
Sanguinis-Koleris
Tipe kombinasi sanguinis-koleris adalah tipe orang yang paling terbuka dibandingkan kombinasi kepribadian lain. Dengan sifat dominan kepribadiannya yang terbuka, optimis, dan menyukai kenikmatan, orang dengan tipe ini mampu menjadi pemimpin hebat tanpa mengorbankan aspek produktifitasnya. Tipe kombinasi ini merupakan pribadi yang mempesona, kreatif, dan berani mengambil keputusan.
Orang tipe ini sangat mudah menjalin relasi dengan orang lain dan pandai mengambil manfaat dari hubungan baik tersebut. Orang ini kadang-kadang dipandang rendah atau underdog oleh orang lain karena mungkin banyak bicara dan melontarkan humor serta terlalu mudah bergaul dengan orang lain. Namun, di balik anggapan itulah sifat bawaan tipe koleris yang ada padanya justru menjadi dominan dan dia leluasa membalikkan keadaan untuk mencapai tujuan. Orang yang punya banyak ide kreatif ini juga punya energi besar untuk mewujudkan tujuan tersebut dibandingkan dengan orang tipe sanguinis murni.
Tidak adanya sisi intelektual dan hasrat bertindak dengan cara yang benar merupakan kelemahan tipe kombinasi ini. Sifat humoris sanguinisnya dapat melukai perasaan orang lain jika dikombinasi dengan sifat kolerisnya yang suka memandang rendah orang lain. Sifat tidak suka hal-hal detail membuatnya mudah tertekan karena selalu kekurangan waktu dan tugas yang semakin menumpuk dari waktu ke waktu.
Kombinasi tipe koleris dan sanguinis akan memunculkan sifat-sifat kepribadian terbuka, yang cenderung menampilkan diri apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Hal ini berbeda dengan tipe koleris murni yang kadang-kadang bisa menyembunyikan penampilan terbukanya di balik kuatnya keinginan untuk mencapai tujuan. Orang dengan tipe kombinasi kepribadian ini mempunyai antusiasme dan optimisme yang tinggi dalam bekerja dan tidak terlalu otoriter seperti halnya tipe koleris murni atau tipe kombinasi koleris-melankolis. Disamping itu, mereka mampu menggunakan keunggulannya dalam sosialisasi dengan orang lain untuk memotivasi dan memengaruhi orang agar sejalan dengan tujuannya.
Orang ini mempunyai energi yang sangat besar untuk memulai pekerjaan baru, serta dapat menindaklanjutinya secara konsisten dan cepat seperti bawaan sifat kolerisnya. Dia juga mampu menggunakan kekuatannya untuk mengajak orang lain bekerja sama dengannya serta menyelesaikan konflik yang ada di antara mereka. Selain itu, orang ini punya jiwa kepemimpinan yang simpatik dan mampu berdebat dan bernegosiasi dengan baik serta—yang lebih penting lagi—mampu meyakinkan orang lain bahwa dia benar.
Kelemahan tipe ini adalah mudah marah dan suka memaksakan kehendak kepada orang lain. Kemampuan melihat kebenaran dan objektifitas suatu masalah atau perangai orang lain di sekitarnya tidak sebesar tipe melankolis atau kombinasi koleris-melankolis sehingga keputusan yang diambilnya masih dipengaruhi unsur subjektifitas. Si koleris-sanguinis ini mudah marah, namun juga cepat memaafkan dan melupakannya. Jika dikritik orang lain, dia cenderung akan berdalih dan tetap tidak mau mengakuinya. Sifat negatif lainnya adalah kurangnya ketelitian dalam bekerja yang diakibatkan kombinasi dua tipe yang memang tidak suka terhadap hal-hal kecil dan detail.
Sanguinis-Phlegmatis
Orang bertipe sanguinis-phlegmatis biasanya terbuka, optimis, mampu menjalin hubungan baik dengan orang lain, dan disukai. Sisi sanguinis membuat dia kreatif, antusias, ramah, dan dapat menginspirasi orang lain. Sementara itu, sisi phlegmatisnya membuat dia berhati-hati dan sensitif terhadap perasaan orang lain. Dia menghendaki hubungan harmonis dengan orang lain dan berniat menjaga hubungan itu sebaik mungkin.
Orang tipe ini cenderung melihat ke dalam dirinya jika mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu hubungannya dengan orang lain. Misalnya, jika seorang atasan berkata, “Kita ternyata tidak dapat mencapai target penjualan bulan ini.” Bawahan yang bertipe sanguinis-phlegmatis akan berpikir, “Apakah dia marah kepada saya, ya?” Jadi, orang tipe ini mempunyai perasaan yang dua kali lebih peka dibandingkan tipe lain, dan sangat mengutamakan keharmonisan hubungan dengan orang lain. Dengan demikian, tipe ini adalah teman yang paling menyenangkan dibandingkan tipe lain atau tipe kombinasi lain karena dia mudah bergaul, kreatif, mudah diajak bersenang-senang, penuh perhatian, dan suka membantu rekan-rekannya secara spontan.
Kelemahannya adalah kurang berani mengambil keputusan, kurang terorganisasi, dan suka menunda pekerjaan. Jika beium menguasai pekerjaannya, mereka cenderung banyak omong bukannya berusaha menguasai detail pekerjaan itu. Jika akan mengambil keputusan, mereka cenderung bertanya dan meminta nasihat orang lain. Kadang-kadang mereka juga mengabaikan pandangan objektifnya sendiri karena terdorong oleh hasrat kepribadiannya yang ingin berkomunikasi dengan orang lain dan berusaha memuaskan semua pihak, termasuk menuruti saran-saran yang mungkin dalam hati kecilnya sendiri tidak disetujuinya. Akhirnya, masukan-masukan orang lain kadang-kadang justru semakin membingungkannya dalam mengambil keputusan. Kekuatannya untuk mengajak orang lain bekerja sama dengannya serta menyelesaikan konflik yang ada di antara mereka. Selain itu, orang ini punya jiwa kepemimpinan yang simpatik dan mampu berdebat dan bernegosiasi dengan baik serta—yang lebih penting lagi—mampu meyakinkan orang lain bahwa dia benar.
Sesuai sifatnya, orang tipe sanguinis-phlegmatis sangat boros uang, terutama untuk keperluan belanja, bersosialisasi dengan teman-temannya di cafe, dan sebagainya karena dia punya hasrat besar untuk bersosialisasi dan menyenangkan pihak lain. Jika sadar bahwa keuangannya memburuk dan peker jaannya banyak yang tertunda, yang dilakukannya hanya mengeluh dan menyalahkan keadaan, atau … berbelanja lagi!
Melankolis-Koleris
Tipe melankolis-koleris tergambar pada pemimpin yang menyelesaikan banyak pekerjaan dengan kualitas di atas rata-rata. Namun, ada perbedaan dorongan untuk menyelesaikan pekerjaan antara tipe ini dan tipe koleris-melankolis — di mana sifat koleris paling dominan dan melankolis adalah dominan kedua. Tipe koleris-melankolis terdorong menyelesaikan pekerjaan karena tantangan, kesempatan, dan tujuan yang ingin diraih, sedangkan tipe melankolis-koleris terdorong karena “keharusan” atau tugas dan kewajiban menyelesaikan pekerjaan.
Sisi melankolis yang ideal dan berorientasi pada kebenaran menyebabkan orang tipe ini sangat baik bekerja pada bidang organisasi sosial dan kemanusiaan, sedangkan tipe koleris-melankolis lebih cocok di bidang bisnis yang profit-oriented karena “sikut-menyikut” dalam bisnis akan dilakukannya dengan senang hati. Sifatnya yang pragmatis dari sisi koleris lebih dominan dan dia berhasrat menang dan menjadi nomor satu di mana saja berada.
Tipe kombinasi melankolis-koleris juga punya bekal mengorganisasi dengan baik seperti halnya tipe melankolis dominan lainnya. Kelemahan lainnya adalah dari sisi melankolis suka menyalahkan diri sendiri dan orang lain serta tidak fleksibel saat berhubungan dengan orang lain. Jika sudah demikian, sisi negatif kolerisnya akan lebih menguatkan sisi melankolisnya, yaitu dengan cara memperketat kontrol terhadap orang yang dipimpinnya dan, jika perlu, menyingkirkan orang-orang yang dianggapnya dapat menghalangi tujuan.
Tipe melankolis-koleris juga lebih tertutup daripada tipe koleris-melankolis. Si Melankolis-Koleris ini juga sangat task-oriented (berorientasi pada tugas). Hasratnya untuk bekerja secara sempurna dan
Melankolis-Phlegmatis
Tipe ini merupakan kombinasi dua tipe yang sifatnya tertutup. Dari sisi penampilan, orang ini sangat pendiam. Mereka juga jarang mau memulai pembicaraan dengan orang lain dan lebih memilih menjadi pendengar. Tipe ini sangat tertutup dan kadang-kadang terlihat lebih asyik menyendiri. Mereka juga sangat menghargai pertemanan dan persahabatan, tapi lebih menyukai belajar dan membaca sendiri selama berjam-jam daripada bersosialisasi dengan teman-temannya.
Si Melankolis-Phlegmatis ini sangat hebat dalam perencanaan jangka panjang, mengorganisasi, dan sangat memerhatikan hal-hal detail. Tipe ini biasanya percaya bahwa sukses harus dicapai dengan cara yang benar dan ideal, misalnya dengan menempuh pendidikan setinggi-tingginya, termasuk mengambil magister atau doktoral. Sisi phlegmatisnya cenderung menghindari konfrontasi berlebihan walaupun tetap harus mempertahankan kebenaran. Sifatnya pasif. Contohnya, walaupun mempunyai beberapa teman sejati, mereka jarang sekali berinisiatif untuk lebih dahulu menghubungi mereka. Tipe orang ini justru merasa tertekan atau tidak nyaman berada dalam keramaian dan bersosialisasi dengan banyak orang.
Mereka cenderung menolak atau berkata “tidak” saat menerima permohonan dari orang lain. Orang yang tidak tahu sifatnya mungkin akan menganggap mereka sombong atau lebih mementingkan diri sendiri. Kenyataannya, mereka terlalu bethati-hati, penuh pertimbangan, dan benaknya banyak dimasuki pikiran-pikiran negatif tentang permohonan tersebut. Kecenderungan sisi melankolisnya yang suka memikirkan segala sesuatu secara mendalam digabungkan dengan sisi phlegmatis yang peka terhadap hubungan dengan orang lain sering menyebabkan orang tipe ini merasakan luka hati dan kekecewaan mendalam sampai depresi jika dikecewakan orang-orang terdekatnya.
Phlegmatis-Sanguinis
Dalam tipe kombinasi kepribadian ini, sisi phlegmatis tetap dominan daripada sisi sanguinisnya. Orang ini ramah, mudah dan mampu bekerja sama dengan hampir semua orang. Dia mengutamakan keharmonisan hubungan dan menghindari konflik dengan orang lain. Walaupun mudah akrab dengan dengan orang lain, bukan berarti orang ini aktif dan berinisatif menjalin hubungan orang lain. Mereka tidak mengekspresikan kebutuhannya secara terbuka untuk bersosialisasi dengan orang lain seperti halnya orang tipe sanguinis murni. Namun, begitu orang ini mulai menjalin hubungan dengan orang lain, sisi sanguinisnya akan mengambil alih dan dia mudah akrab dan terbuka dengan orang tersebut.
Tipe ini sangat ingin menyenangkan orang lain, dan dia punya kemampuan untuk itu karena dia ramah dan punya selera humor yang bagus. Orang ini akan kecewa jika sering dikritik dan dicap negatif oleh orang lain. Jika demikian, yang dilakukannya bukanlah membalas perlakuan orang tersebut, namun menggandakan daya upayanya untuk menyenangkan orang tersebut agar opini mereka terhadapnya berubah.
Si Phlegmatis-Sanguinis ini menyukai kegiatan yang melibatkan banyak orang atau keramaian. Namun, yang dia sukai bukanlah terlibat di dalamnya, tapi hanya menjadi penonton atau pengamat, seperti menonton film, konser musik, dan sebagainya. Dia lebih suka berada dalam sebuah kelompok kecil daripada keramaian besar seperti yang disukai tipe sanguinis murni yang berpendapat “semakin ramai, semakin meriah, dan semakin baik”.
Tipe ini cenderung mengorbankan kesenangannya sendiri derni menyenangkan orang lain atau menjaga keharmonisan hubungannya dengan orang lain. Jika sudah tidak bisa mengorbankan diri lebih banyak lagi, atau tertekan, yang dilakukannya adalah menyendiri, misalnya menonton televisi, bermain game komputer, makan, atau tidur, daripada mengungkapkan secara negatif perasaannya.
Salah satu kelemahan mendasar tipe phlegmatis-sanguinis adalah dalam hal produktivitas kerja. Orang ini cenderung puas jika sudah mencapai prestasi kerja yang sebenarnya jauh di bawah kemampuannya. Pencapaian seperti ini bisa jadi karena kurangnya perencanaan (ingat, tipe sanguinis tidak suka perencanaan jangka panjang) atau mungkin mereka menganggap tantangan yang lebih besar akan merepotkan di kemudian hari. Tipe phlegmatis-sanguinis ini akan tergoda untuk berhenti bekerja apabila hasil akhir pekerjaan tersebut diperkirakan tidak sebanding dengan tenaga yang bakal dikeluarkannya.
Phlegmatis-Melankolis
Seperti halnya tipe melankolis-phlegmatis, tipe phlegmatis-melankolis juga pribadi tertutup. Artinya, emosi, kegelisahan, dan kegembiraannya tidak diungkapkan secara jelas dan terbuka kepada orang lain. Namun, sifat tertutupnya tidak sekuat tipe kombinasi yang disebutkan pertama.
Orang ini ramah, berpembawaan tenang, dan sangat menghargai hubungan harmonis dengan orang lain. Namun, ada satu hal penting yang perlu diingat. Saat menjalin hubungan dengan orang tipe phlegmatis-melankolis, pertama kali Anda akan sangat terkesan dengan keramahan dan kepribadiannya yang menyenangkan. Namun, berhati-hatilah karena belum tentu apa yang Anda rasakan sesuai dengan suasana hati atau penilaiannya terhadap Anda. Sesuai sifat melankolis yang ada dalam dirinya, orang ini sangat sensitif dan cenderung menilai Anda secara negatif. Namun, sisi phlegmatis tipe kombinasi ini akan lebih “melunakkan” sisi melankolisnya.
Orang tipe ini harus selalu menjaga dan mempertahankan energi, antusiasme, dan motivasi kerjanya sepanjang pekerjaan itu masih dilakukannya sebab mereka mudah terdemotivasi di tengah jalan. Buku-buku motivasi, olahraga, dan kegiatan spiritual akan membantu mereka. Sisi melankolis yang cenderung melihat hal-hal kecil dan detail tidak boleh menghalangi atau menjebak orang ini dalam meraih kesuksesan. Caranya adalah dengan tetap fokus pada tujuan yang lebih besar daripada pekerjaan itu sendiri.
Si Phlegmatis-Melankolis cenderung sulit menentukan prioritas pekerjaan. Sisi phlegmatis akan menyebabkan mereka sulit menolak atau berkata “tidak” atas permintaan orang lain, walaupun dia sendiri sebenarnya tidak ingin melakukan itu. Itulah sebabnya orang ini sulit bersantai dan pekerjaannya tidak terorganisasi dengan baik.
Referensi buku yang gw baca:
Personality Plus by Florence Littaeur
Panduan Manajemen Otak Untuk Kepastian Sukses by Sutanto Windura
warga negara dan negara
A. HUKUM
Hukum adalah sekumpulan peraturan-peraturan atau kaidah tentang tingkah laku yang berlaku dalam kehidupan bersama. Peraturan atau tingkah laku ini dapat dipaksakan pelaksanaannya dengan ancaman suatu sanksi.
Hukum berisi sejumlah perintah dan larangan yang harus ditaati dan dipatuhi. Pelanggaran atas norma hukum diberi sanksi yang bersifat memaksa.
Hukum memiliki unsur-unsur sebagai berikut.
1.merupakan aturan atau kaidah,
2.berlaku untuk kehidupan masyarakat,
3.dipaksakan pelaksanaan berlakunya, dan
4.adanya sanksi bagi yang melanggarnya.
Dalam kehidupan masyarakat terdapat norma-norma hukum sebagai berikut.
1.Norma agama
Norma agama adalah kaidah atau aturan hidup manusia yang bersumber dari Tuhan yang disampaikan melalui utusan-Nya.
1.Norma moral/kesusilaan
Norma moral/kesusilaan adalah kaidah atau aturan hidup manusia yang bersumber dari hati nurani dan merupakan nilai-nilai moral yang mengikat manusia tentang baik buruknya tindakan.
1.Norma kesopanan
Norma kesopanan adalah kaidah atau aturan hidup manusia yang bersumber dari pergaulan hidup antar manusia.
1.Norma hukum
Norma hukum merupakan kaidah atau aturan hidup yang diciptakan oleh kekuasaan masyarakat yang resmi atau negara, yang bersifat mengikat dan memaksa.
1.Penggolongan Hukum
1.Hukum menurut wujud atau bentuknya di bedakan menjadi dua, yaitu:
Hukum tertulis
Hukum tidak tertulis
1.Hukum menurut daerah berlakunya dibedakan menjadi tiga, yaitu:
Hukum internasional
Hukum nasional
Hukum lokal
1.Hukum menurut waktu berlakunya dibedakan menjadi dua, yaitu:
Ius constitutum
Ius constituendum
1.Hukum menurut isinya dibedakan menjadi dua, yaitu:
Hukum public atau hukum negara
Hukum privat atau hukum sipil
1.Hukum menurut fungsinya dibedakan menjadi dua, yaitu:
Hukum materil
Hukum formil
1.Hukum menurut sifatnya dibedakan menjadi dua, yaitu:
Hukum yang memaksa
Hukum yang mengatur (pelengkap)
1.Hukum menurut sumbernya dibedakan menjadi empat, yaitu:
Hukum undang-undang
Hukum adat atau hukum kebiasaan
Hukum traktat
Hukum yurisprudensi
B Negara
1.Unsur-Unsur Negara
Sebuah Konvensi internasional secara tegas merumuskan kualifikasi tentang negara , yaitu Konvensi Montevideo 1933 mengenai Hak-Hak dan Kewajiban Negara. Dalam Pasal 1 konvensi tersebut dinyatakan bahwa suatu negara sebagai pribadi internasional harus memiliki kualifikasi sebagai berikut.
1.1. Penduduk yang tetap
2.Wilayah yang pasti
3.Pemerintah yang berdaulat
4.Kemampuan mengandakan hubungan dengan negara lain
5.Mempunyai kedaulatan
1.Fungsi dan Tujuan Negara Indonesia
1.Fungsi NKRI
Sejalan dengan tujuan nasional dan tujuan pembangunan nasional bangsa, NKRI memiliki fungsi-fungsi antara lain:
?Fungsi pertahanan
?Fungsi keamanan
?Fungsi pemerintahan
?Fungsi kesejahteraan
?Fungsi keadilan
1.Tujuan NKRI
Tujuan dibentuknnya negara Indonesia tertuang dalam pembukaan UUD 1945 di alinea IV. Terdapat empat tujuan nasional negara Indonesia, yaitu sebagai berikut.
?Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
?Memajukan kesejahteraan umum.
?Mencerdaskan kehidupan bangsa.
?Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial
C. Pemerintah
1.Pengertian Pemerintah dan Pemerintahan
Pemerintah dalam arti organ merupakan alat kelengkapan pemerintahan yang melaksanakan fungsi Negara. Pemerintah dibedakan dalam ati luas dan arti sempit.
?Dalam arti luas è suatu pemerintah yang bedaulat sebagai gabungan semua badan atau lembaga kenegaraan yang berkuasa dan memerintah diwilayah suatu Negara, meliputi badan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
?Dalam arti sempit è suatu pemerintah yang berdaulat sebagai badan atau lembaga yang mempunyai wewenang melaksanakan kebijakan Negara (eksekutif) yang terdiri dari presiden, wapres, dan para menteri.
Sedangkan pemerintahan adalah hal, cara, hasil kerja memerintah, mengatur Negara dengan rakyatnya. Pemerintahan juga dibedakan dalam arti luas dan sempit.
?Dalam arti luas è segala tugas, kewenangan, kewajiban Negara yang harus dilakukan menurut dasar tertentu demi tercapainya tujuan Negara.
?Dalam arti sempit è melaksanakan tugas-tugas esensial dan fakultatif negara.
D. Warga Negara
1. Definisi
Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseoarang dalam satuan politik tertentu (secara khusus: Negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga Negara. Seorang warga negara berhak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya
Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (citizenship). Di dalam pengertian ini, warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya social) yang berbeda-beda bagi warganya.
Pasal 26 UUD 1945 menyatakan sebagai berikut :
1.Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
2.Syarat-syarat menjadi kewarganegaraan negara ditetapkan dengan undang-undang
Penduduk, Masyarakat Dan Kebudayaan
1.PENDUDUK DAN PERMASALAHANNYA
Berdasarkan teori Malthus yang sangat terkenal yaitu bahwa berlipat gandanya penduduk itu menurut deret ukur, sedangkan berlipat gandanya bahan makanan menurut deret hitung, sehingga pada suatu saat akan timbul persoalan-persoalan yang berhubungan dengan penduduk.
Kemudian muncullah pendangan lain mengenai penduduk, ada yang berpendapat bahwa manusia itu dalam kehidupannya terkait dengan alam atau daerah dimana mereka hidup. Oleh karena itu penduduk dunia itu bertambah karena kelahiran lebih besar dari kematian, sehingga tingkat kelahiran lebih besar dari tingkat kematian. Ini disebabkan karena manusia sebagai mahluk hidup akan selalu berusaha agar mempunyai keturunan dan memperjuangkan hidupnya untuk dapat hidup panjang (berumur panjang) dan ini sering dikenal dengan teori alam tentang pertumbuhan penduduk.
1.DINAMIKA PENDUDUK
Dinamika penduduk menunjukkan adanya faktor perubahan dalam hal jumlah penduduk yang disebabkan oleh adanya pertumbuhan penduduk. Penduduk bertambah tidak lain karena adanya unsurr lahir, mati, datang dan pergi dari penduduk itu sendiri. Karena keempat unsur tersebut maka pertambahan penduduk dapat dihutung dengan cara : pertambahan penduduk = ( lahir – mati) + ( datang – pergi ). Pertambahan penduduk alami karena diperoleh dari selisih kelahiran dan kematian . Unsur penentu dalam pertambahan penduduk adalah tingkat fertilitas dan mortalitas.
Fertilitas adalah tingkat pertambahan anak yang dihitung dari jumlah kelahiran setiap seribu penduduk dalam satu tahun. Tingkat kelahiran yang dihitung dari kelahiran perseribu penduduk dalam satu tahun merupakan kelahiran secara kasar, sering disebut Crude birth Rate (CBR). Disamping CBR ini dapat juga kita mencari tingkat kelahiran dari wanita umur tertentu yang disebut Age Specifica Fertility Rare (ASFR), yaitu diperhitungkan dari jumlah kelahiran dari tiap seribu wanita dalam usia produktif (tertentu) dalam satu tahun.
Mortalitas atau tingkat kematian secara kasar disebut Crude Date Rate (CDR), yaitu jumlah kematian pertahun perseribu penduduk. Untuk memproyeksikan penduduk dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut :
Pn = (1 + r) n x Po
Pn = jumlah penduduk yang dicari pada tahun tertentu (proyeksi penduduk)
r = tingkat pertumbuhan penduduk dalam prosen
n = jumlah dari tahun yang akan diketahui
Po = jumlah penduduk yang diketahui apa tahun dasar
Sebagai contoh :
Tahun 1961 jumlah penduduk Indonsia 96 juta, dengan tingkat pertambahan penduduk 2,4 5, berapa penduduk Indonesia tahun 2001 ?
Tahun 2001 penduduk Indonesia ( 1 + 2,4/100 ) 40 x 96 juta = 248 juta
1.KOMPOSISI PENDUDUK
Komposisi penduduk suatu Negara dapat dibagi menurut komposisi tertentu, misalnya menurut umur dan jenis kelamin, dapat disusun/dibuat apa yang disebut piramida penduduk, yaitu grafik susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin pada saat tertentu dalam bentuk pyramid.
Berdasarkan komposisinya piramida penduduk dibedakan atas:
1.Penduduk muda yaitu penduduk dalam pertumbuhan, alasannya lebih besar dan ujungnya runcing, jumlah kelahiran lebih besar dari jumlah kematian
2.Bentuk piramida stasioner, disini keadaan penduduk usia muda, usia dewasa dan lanjut usia seimbang.
3.Piramida penduduk tua, yaitu piramida penduduk yang menggambarkan penduduk dalam kemunduran, pyramid ini menunjukkan bahwa penduduk usia muda jumlanya lebih kecil dibandingkan dengan penduduk dewasa.
1.PERSEBARAN PENDUDUK
Kecenderungan manusia untuk memilih daerah yang subur untuk tempat tinggalnya, terjadi sejak pola hidup masih sangat sederhana. Itulah maka sejak masa purba daerah sangat subur selalu menjadi perebutan mansuia, sehingga tidak salah lagi bahwa daerah yang subur ini kemungkinan besar terjadi kepadatan penduduk. Sudah barang tentu hal semacam ini terjadi didaerah/Negara yang pola hidup penduduknya masih bertani.
Daerah semacam inilah yang kemudian berkembang menjadi daerah perkotaan, daerah tempat pemerintahan, daerah perdagangan dan sebagainya.. prinsip tempat tinggal mendekati tempat bekerja yang secara langsung atau tidak, menimbulkan ketidakseimbangan penduduk ditiap-tiap daerah. Sehingga terjadi daerah yang berpenduduk padat. Dari prinsip itulah kemudian terjadi perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain.
1.PERKEMBANGAN DAN PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan merupakan keseluruhan dari pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang dihadapi, untuk memenuhi segala kebutuhannya serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri.Atas dadar itulah para ahli mengemukakan adanya unsur kebudayaan yang umumnya diperinci menjadi 7 unsur yaitu :
1.1. unsur religi
2.2. sistem kemasyarakatan
3.3. sistem peralatan
4.4. sistem mata pencaharian hidup
5.5. sistem bahasa
6.6. sistem pengetahuan
7.7. seni
Bertitik dari sistem inilah maka kebudayaan paling sedikit memiliki 3 wujud antara lain :
1.wujud sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan, norma, peraturan dan sejenisnya. Ini merupakan wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, lokasinya aa dalam pikiran masyarakat dimana kebudayaan itu hidup
2.kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat
3.kebudayaan sebagai benda hasil karya manusia
Perubahan kebudayaan pada dasarnya tidak lain dari para perubahan manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan itu. Perubahan itu terjadi karena manusia mengadakan hubungan dengan manusia lainnya, atau karena hubungan antara kelompok manusia dalam masyarakat. Tidak ada kebudayaan yang statis, setiap perubahan kebudayaan mempunyai dinamika, mengalami perubahan; perubahan itu akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.
1.KEBUDAYAAN HINDU, BUDHA DAN ISLAM
Kebudayaan Hindu dan Budha
Pada abad ke-3 dan je-4 agama Hindu masuk ke Indonesia (pulau jawa). Lalu, sekitar abad ke-5, ajaran Budha atau budhisme masuk ke Indonesia (pulau Jawa). Agama/ajaran budha dapat dikatakan berpandangan lebih maju dari pada hinduisme, sebab Budhisme tidak menghendaki adanya kasta-kasta dalam masyarakat.
Walaupun demikian, kedua agama itu di Indonesia tumbuh dan berkembang berdampingan secara damai. Baik penganut hinduisme maupun budhisme melahirkan karya-karya budaya yang bernilai tinggi dalam seni bangunan/arsitektur, seni pahat, seni ukir maupun seni sastra, seperti tercermin dalam bangunan/arsitektur, relief-relief yang diabadikan dalam candi-candi di jawa tengah ataupun jawa timur. Candi-candi yang dimaksud diantaranya candi borobudur, mendut, prambanan, kalasan, badut, kidal, jago, singasari, disekita kota malang, candi panataran dan siwa disekitar kota Blitar, semua wilayah propinsi jawa timur.
Kebudayaan Islam
Pada abad ke-15 dan ke-16, agama Islam telah dikembangkan di Indonesia, oleh para pemuka-pemuka Islam yang disebut wali songo. Agama Islam masuk ke Indonesia (pulau jawa) jauh sebelum abad ke -15. suatu bukti bahwa awal abad ke-11 sudah ada wanita Islam yang meninggal dan dimakamkan di Kota Gresik. Masuknya agama Islam ke Indonesia, berlangsung dalam suasana damai. Hal ini disebabkan karena Islam masuk ke Indonesia tidak dengan paksa, melainkan dengan cara baik-baik. Di samping itu disebabkan sekap toleransi yang dimiliki banga kita..
Didaerah-daerah yang belum amat terpengaruh oleh kebudayaan Hindu, agama Islam mempunyai pengaruh yang mendalam dalam kehidupan penduduk di daerah yang bersangkutan. misalnya di Aceh, Banten, sulawesi selatan, sumatra Timur, sumatra barat, dan pesisir kalimantan.
Agama islam berkembang sangat pesat di Indonesia dan menjadi agama yang medapat penganut sebagian besar penduduk indonesia. Dengan begitu, agama islam memberi saham yang sangat besar bagi perkembangan kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia.
1.KEBUDAYAAN BARAT
Awal kebudayaan barat masuk ke negara tercinta ini ketika kaum kolonialisme/penjajah manggedor masuk ke Indonesia, terutama bangsa Belanda. Di pusat kekuasaan pemerintah Belanda, di kota-kota propintsi, kabupaten muncul bangunan-bangunan dengan gaya arsitektur Barat. Dalam kurun waktu itu juga, di kota-kota pusat pemerintahan terutama di jawa, Sulawesi Utara, dan Maluku berkembang dua lapisan sosial. Lapisan sosial pertama terdiri dari kaum buruh dari berbagai lapangan pekerjaan. Lapisan kedua, adalah kaum pegawai. Dalam lapisan sosial kedua inilah pendidikan Barat di sekolah-sekolah dan kemampuan/kemahiran bahasa Belanda menjadi syarat utama untuk mencapai kenaikan kelas sosial.
Akhirnya masih harus disebut pengaruh kebudayaan Eropa yang masuk juga ke dalam kebudayaan Indonesia, ialah agama Katolik dan agama kristen protestan. Agama-agama tersebut biasanya disiarkan dengan sengaja oleh organisasi-organisasi penyiaran agama( missie untuk agama Katolik dan Zending untuk agama kristen) yang semuanya bersifat swasta. Penyiaran dilakukan terutama di daerah-daerah dengan penduduk yang belum pernah mengalami pengaruh agama hindu, budha, atau islam. daerah-daerah itu misalnya Irian jawa, maluku tengah dan selatan, sulawesi utara dan tengah, nusa tenggara timur dan pedalam kalimantan.
1.KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN
Berbagai penelitian antropologi budaya menunjukkan, bahwa terdapat korelasi diantara corak-corak kebudayaan dengan corak-corak kepribadian anggota-anggota masyarakat, secara garis besar. Opini umum juga menyatakan bahwa kebudayaan suatu bangsa adalah cermin dari kepribadian bangsa yang bersangkutan.
Setiap masyarakat mempunyai sistem nilai dan sistem kaidah sebagai konkretisasinya. Nilai dan sistem kaidah berisikan harapan-harapan masyarakat, perihal perilaku yang pantas. suatu kaidah misalnya kaidah hukum memberikan batas-batas pada perilaku seseorang. batas-batas tersebut menjadi suatau ”aturan permainan” dalam pergaulan hidup.
Sebaliknya segala yang berbeda dari corak kebudayaan mereka, dianggap rendah, aneh, kurang susila, bertentagnan degnan kodrat alam, dan sebagainya. Contoh : Di indonesia pada umumnya, apabila seorang wanita hamil tidak mempunyai suami, ia adalah profil seseorang yang telah melanggar adat/kebisaaan suatu keluarga, masyarakat, dan bangsa pada umumnya. Budaya/adat istiadat kelaurga, masyarakat, dan bangsa Indonesia yang berakar dari ajaran agama, tidak membenarkan dan tidak metolelir hal semacam itu. Jika terjadi semacam itu, baik oleh lingkungan keluarga maupun masyarakat, orang itu akan dikucilkan, dicibir, direndahkan harkatnya. Sebab ia telah melanggnar adat/kepribadian keluarga dan masyarakat di sekelilingnya.
1.PRANATA SOSIAL DAN INSTITUSIONALISASI
Untuk menjaga agar hubungan antar anggota masyarakat dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka didalam masyarakat dibedakan adanya : cara atau “usage” kelaziman (kebiasaan) atau “folkways”; tata kelakuan atau “mores”, dan adapt istiadat “costom”.
Usage menunjukkan pada suatu bentuk perbuatan, kekuatan mengikatnya sangat lemah bila dibandingkan dengan folkways. Usage lebih menonjol dalam hubungan antar individu di dalam masyarakat. Penyimpangan terhadapnya tidak akan mengakibatkan hukuman yang berat, hanya celaan dari individu yang dihubungi.
Folkways diartikan sebagai perbuatan yang berulang-ulang dalam bentuk yang sama, yang diikutinya kurang berdasarkan pelikiran dan berdasarkan pada kebiasaan atau tradisi; yang diterjemahkan dengan kelaziman atau kebiasaan. Kekuatan pengikatnya lebih besar dari pada usage (cara). Sebagai contoh, anak-anak yang tidak memberikan hormat kepada orang tua sangsinya jauh lebih berat dibandingkan dengan waktu makan bersama mengunyahnya kedengaran oleh orang lain. Folkways menunjukkan pola berperilaku yang diikuti dan diteima oleh masyarakat.
Apabila folkways ini diterima masyarakat sebagai norma pengatur, maka kebiasaan ini berubah menjadi mores atau tata kelakuan. Mores diikuti tidak hanya secara otomatis kurang berpikir, tetapi karena dihubungkan dengan suatu keyakinan dan perasaan yang dimiliki oleh anggota masyarakat.. Mores ini disatu pihak memaksakan perbuatan dan dilain pihak melarangnya tata kelakuan yang kekal dan kuat integritasnya dengan pola-pola perilaku masyarakat, dapat meningkat kekuatan mengikatnya menjadi costom, atau adapt istiadat. Anggota masyarakat yang tidak menerima suatu sangsi yang tegas..
Norma-norma tersebut setelah mengalami proses tertentu pada akhirnya akan menjadi bagian tertentu dari lembaga kemasyarakatan. Proses tersebut dinamakan proses institusionalisasi, yaitu suatu proses yang dilewati oleh norma kemasyarakatan yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga kemasyarakatan, sehingga norma tersebut oleh masyarakat diterima, dihargai, dan kemudian ditaati dan dipatuhi dalam mengatur kehidupan sehai-hari.
Dr. Koentjaraningrat membagi lembaga sosial/pranata-pranata kemasyarakatan menjadi 8 macam yaitu :
1.Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan atau domestic institutions.
2.Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup ( economic institutions).
3.Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institution).
4.4. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions).
5.Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah, menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic anda recreational institutions).
6.Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions).
7.Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutios).
8.Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions).
Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
Pelapisan social dan kesamaan derajat dapat kita jumpai di lingkungan kita , berbagai hal dalam hal apa pun pasti tak luput dari perbedaan dalam pemberian , kesamaan , kesetaraan , pembagian yang setimbang dengan yang lainya. Mungkin semua orang tak heran dedengan semua ini karena mereka tak begitu menanggapi tetapi ada juga yang menanggapinya dan mengkritiknya. Karena bagi yang mengkritiknya hal itu sangat tidak adil terhadap semua tindakan yang akan terjadi nanti atau sesudah hal yang terjadi , mereka mau semua menadapatkan hal itu yang sama tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lainya.
Kesamaan derajat terkadang membuat orang berwibawa dan sangat disegankan di sekitar lingkungannya, tetapi ada juga yang mereka ingin sama dengan apa yang mereka rasakan. Karena mereka tak ingin diberlakukan tak adil terhadap semua yang akan dilakukan atau dilaksanakan oleh orang itu.
Pelapiasn social bias dikategorikan sebagai sebuah urutan atau tingkatan , sedangkan kesamaan derajat, sama seperti dengan pelapisan social tetapi kesamaan derajat ialah sesuatu yang bias dikatakan memiliki status, tingkatan tang sama dalam lingkungan atau daerahnya.
Pelapisan social dan kesamaan derajat memiliki tali hubungan yang erat , karena kedua hal ini sangat berkaitan antar yang satu dengan yang lain.maka dari itu, semua atau sebagian orang yang mengkritik hal ini , karena bila tak mengkritik , orang itu bias dikatakan akan keterlaluan terhadap semua hak dan kewajiban yang harus dibagi sama ratakan terhadap semua orang, tetapi semua itu kembali keorang itu sendiri atau pribadi diri kita, karena semua itu kita yang melakukan dan melaksanakan serta kita juga pun yang akan rasakan jika kita bias melakukan sesuai yang ditetapkan.
Sebagai contoh, kita dapat temukan hal ini di lingkungan kita sendiri, bagi orang yang memiliki lapisan social tertinggi di lingkungannya , maka orang itu juga akan mendapatkan sesuatu yang istimewa di masyarakatnya, seperti dihormati , dihargai , serta memiliki wibawa yang sangat tinggi, karena mereka memiliki tempat atau derajat yang sangat dihormati ,tetapi semua itu kembali terhadap kepada individu. Masih banyak contoh lainya, pelapisan social dam kesamaan derajat memiliki cangkupan yang sangat luas , kita akan temukan dalam mendapatkan pekerjaan , dalam memilih pasangan pun terkadang dilihat dari hal ini. Oleh karena itu , kita sebagai manusia harus bersikap adil terhadap sesame manusia ,kita satu jenis ciptaan ALLAH yang memiliki jenis pria dan wanita, marilah berbagi terhadap sesame, berlaku adil untuk mencapai semuanya
PEMUDA DAN SOSIALISASINYA
PEMUDA DAN SOSIALISASINYA
Pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan Negara bangsa dan agama. Selain itu pemuda/mahasiswa mempunyai peran sebagai pendekar intelektual dan sebagai pendekar social yaitu bahwa para pemuda selain mempunyai ide-ide atau gagasan yang perlu dikembangkan selain itu juga berperan sebagai perubah Negara dan bangsa ini. Oleh siapa lagi kalau bukan oleh generasi selanjutnya maka dari itu para pemuda harus memnpunyai ilmu yang tinggi dengan cara sekolah atau dengan yang lainnya, dengan begitu bangsa ini akan maju aman dan sentosa.
Biasanya pemuda sanget bergantung pada sosialisasinya, karena sosialisasi itu sendiri adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri,bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi,baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.Ada beberapa hal yang perlu kiya ketahui dalam sosialisasi.
Masalah yang sering terjadi dalam sosialisasi pemuda:
Perubahan-perubahan sosial budaya yang terjadi sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni yang diikuti oleh masalah peledakan penduduk dan berbagai krisis dunia dalam bidsng ekonomi, social, budaya, politik dan pertahanan keamanan, telah mempengaruhi masyarakat secara mendasar.
Pengaruh itu dirasakan pula oleh generasi muda atau pemuda sebagai masalah langsung menyangkut kepentingannya di masa kini dan tantangan yang dihadapinya di masa yang akan datang yang berakibat fatal bagi pemuda tersebut sehingga bias juga pemuda tersebut tidak bias mempertahankan dirinya sendira dalam hal sosialisasinya.
Penyelesaian yang harus dilakukan:
Pemuda harus diberi ilmu pengetahuan (keterampilan) yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat.
- Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengenbangkankan kemampuannya.
- Pengendalian fungsi-fungsi organik yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat
